Demo beberapa waktu lalu ini adalah sebuah wujud kekesalan kita sebagai rakyat terhadap pemerintah yang korup dan busuk. Tapi gw gk bisa bohong, semua ini adalah salah kita sendiri. blak blakan aja deh, yang korupsi gk cuman pejabat aja, tapi rakyatnya sendiri juga korup. Kita bisa lihat dari banyaknya pungli sama jukir liar.
Dan disinilah kuncinya. Kalo kita mau berantas korupsi di Indonesia, kita harus padamkan sumber apinya dulu sebelum jadi besar. Kita harus berani speak up buat ngelawan preman preman kecil ini. Masalahnya masyarakat kita masih gk terorganisir, belom lagi masalah buzzer yang nyusupin opini publik dan ngasih misinformasi.
Kita mulai dari sebarin platform alternatif kayak Odysee sama Lemmy ini buat tukar pikiran sesama rakyat. Dari platform terbuka dan bebas dari cengkraman big tech ini kita bisa mulai revolusi secara efektif, aman dan privasi. Tinggal masyarakatnya apakah beneran niat buat berubah. Kalo rakyat emang serius, mereka harus tinggalin aplikasi kayak whatsapp, ig, facebook sama tiktok yang menindas suara kita.
Menurut gw inilah solusi terbaik buat kita. Biar gk ada lagi darah sodara kita yang tumpah ditangan polisi yang menjaga tuan palsu mereka itu.
9 Comments
throws_lemy@lemmy.nz · 3 pts · 339d
tentara kita terutama intel-nya sejak dulu itu overreach, ane rasa ini karena hasil eks didikan KNIL yg berakar kuat kulturnya hingga sekarang. ane coba beberkan beberapa kasus :
ini yg ane inget ya, klo ditarik benang merahnya ada kesamaan pola spt yg sudah dibeberkan di yt Tempo.
yg paling sulit terdeteksi adanya false flag operation, ini di negara² lain ga bnyk terjadi. contohnya beberapa aktivis pro demokrasi sampe pernah diculik oleh tim probowo dtermyata intel sipil peliharaan kop asu. salah satunya macam budiman sudjatmiko dan beberapa aktivis yg prnh diculik msk gerandong dan jadi anggota DPR.
utk saat ini sulit menggerakan org² (dan ini terutama org² asia itu paling sulit) utk pindah ke platform alternatif spt fediverse.
klo terpaksa pake akun sosmed yg umum digunakan. ada baiknya
spectraxil@lemmy.ml · 2 pts · 338d
Menarik soal sejarah gelap Indonesia. Kayaknya gw harus menggali lebih dalam.
Tentang platform fediverse ini, masalahnya cuman gk ada insentif buat orang orang make makanya jadi kurang rame. Tapi gw ada beberapa ide buat mengatasin hal ini. Mungkin kita bisa bikin ruang intelektual buat orang orang diskusi soal masalah tugas kerjaan ato pendidikan mereka. Kurang lebih kayak reddit ya tapi berhubung lemmy gk diblokir aksesnya sama ISP kita jadi cukup menarik buat alternatif. Atau kita bikin forum underground yang keliatan keren dan anti mainstream. Biar orang orang tertarik karna keliatan keren.
throws_lemy@lemmy.nz · 1 pts · 338d
klo soal sejarah kelam negara ini sebetulnya jadi tau krn dulu sering main di forum BP dan sejarah kaskus.
Biasanya org males pindah ke sosmed alternatif krn dianggap ga rame. Setidaknya sebagai eks redditor yg terlihat dari r/redditalteranatives spt itu. Dan itu juga sebabnya ane jadi poster disini wkwkwk
Asalkan jgn pake hosting dan domain lokal. Waktu itu juga sempet ada lemmy.id tapi sudah menghilang skrg.
Klo utk forum terus terang ane lebih suka forum tradisional macam phpbb atau vbulletin begitu, lebih mudah di organisir. Cuma utk skrg ini kayaknya sulit ya menarik user setelah enshitification kaskus dan sosmed macam ig, tiktok dan twitter lebih menguasai dunia sosmed.
MadnessForTsar@lemmy.world · 3 pts · 338d
Izin menambahkan Jika diperlukan, mungkin kita juga perlu yang namanya:
Ya walaupun saya sendiri terlalu sering menggunakan istilah Brainrot dalam mengkritik kondisi Indonesia sekarang, namun saya sangat yakin bahwa Brainrot yang ada sangat berkaitan erat dengan betapa kacaunya masyarakat Indonesia sekarang (tidak peduli itu oknum pejabat, kepolisian, agamawan, hingga masyarakat itu sendiri); bisa dikatakan bahwa Brainrot itu sendiri sudah bekerja layaknya lingkaran setan dunia dalam hubungan sosial manusia zaman sekarang.
throws_lemy@lemmy.nz · 2 pts · 338d
hati² sama opera loh, skrg investornya menlen. Pengalaman temen yg pernah pake opmin (secara internal opmin itu udah pake vpn/proxy) datanya dijual dan bisa digunakan pemerintah pusat/pemprov/pemda.
Jadi kejadiannya temen satu rumah dgn kerabatnya seorang nenek dan ga punya hape, nah kerabatnya ini ngurus surat keterangan tidak mampu/miskin. Dan ga lama stlh kerabatnya pulang dari kelurahan. Saat temen lagi asik browsing di opmin, tiba² auto buka url yg mengarahkan dokumen surat yg diurus kerabatnya tadi.
untuk alternatif browser chrome saran ane pake Ungoogled Chromium dan VPN terpisah.
MadnessForTsar@lemmy.world · 1 pts · 338d
Susahnya gini bre . . . Mungkin gw bisa pake Browser alternatif, tapi kenyataannya sekarang yang pake Browser PC gw nggak cuma gw, tapi juga keluarga gw. Permasalahannya mereka benar-benar gaptek banget soal internet sama program komputer (bahkan ibu gw sendiri, yang notabenenya kerja sering pakai Microsoft Office, ngga tau cara buka file word dari Microsoft Wordnya langsung), jadi kalo gw tunjukkan apa yang lu maksud itu . . .
Entar mereka malah mikirnya kelain-lain lagi (download sembarangan lah, buka situs 4no lah, bikin hp/PC cepat rusak lah; pokoknya panjang, lebar, dan melelahkan). Jadi ya sementara gw cuma beralih ke Chrome perkara itu doang, sama fitur flow buat kirim file tugas ke PC/HP.
spectraxil@lemmy.ml · 2 pts · 338d
Gw setuju banget tentang poin membiasakan konten positif di internet. Ini alasan gw gk suka sama mayoritas influencer indo karna walau mereka sebarin nasehat dan ilmu positif, mereka kadang menghina orang orang tertentu biar keliatan pinter. TImothy Ronald contohnya, suka ngehina hina orang yg gk sesuai jalan pikiran dia biar keliatan pinter.
MadnessForTsar@lemmy.world · 2 pts · 338d
Jujur memang sulit menemukan konten kreator yang tidak "pinggir jurang" sekarang ini. Kalo memang mereka benar dan paham soal apa yang dibahas, mungkin seharusnya tidak perlu pakai sumpah serapah sampai Bias kepada orang lain (disini termasuk istilah tertentu macam Sigma, Aura Farming, Yapping, Alpha, dll.). Beberapa Konten Kreator meme kita juga, gw rasa sudah tergolong Brainrot dan tidak layak dinikmati (contoh: Ya Begitulah)
throws_lemy@lemmy.nz · 1 pts · 337d
konten positif itu relatif loh, macam bee-haw disebelah itu bagian dari positive toxicity. waktu awal² migrasi user reddit ke lemmy mrk memutuskan utk momblokir instance lemy world dan shitit justwork, dgn alasan user mereka diserang dan banyak konten bernuansa negatif. contoh lain macam lemy ml memblokir instance ani social.
yg penting sebetulnya filter dari kita, cuma ya sulit klo masuk di sosmed besar, mereka pake algoritma utk mennampilkan feed yg dianggap sesuai buat usernya. ditambah yg namanya influencer itu memang jualan ocehan demi duid dari iklan. mereka makin kaya viewer-nya ya gitu² aja.
enaknya sosmed alternatif macam forum tradisional dan fediverse ga ada algoritma spt itu. kita bisa memfilter konten apa yg mau kita akses.